Pemerintah Kecamatan Kalasan mengadakan acara tirakatan dalam rangka memperingati Hari Jadi Sleman yang ke 102 di Pendopo Kecamatan Kalasan pada Senin (14/5). Acarara ini dihadiri oleh instansi se Kecamatan Kalasan serta warga masyarakat sekitar. Pada kesempatan itu disampaikan perlunya sinegitas antara Pemerintah dan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan. Tanpa kerjasama yang baik keduanya, tujuan pembangunan tidak akan tercapai secara maksimal. Akibatnya, bisa jadi kegiatan asyarakat yang tidak sejalan dengan program Pemerintah tidak mendapatkan fasilitas dari Pemerintah. Begitu juga sebaliknya, fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah kepada masyarakat juga tidak akan berjalan efektif jika tanpa didukung oleh warga masyarakat. Oleh karena itu, sinergitas dan kerjasama keduanya sangatlah diperlukan.

Pada acara Malam Tirakatan itu juga dibacakan kilas balik tentang sejarah Hari Jadi Kabupaten Sleman. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh para pakar sejarah, disimpulkan bahwa Hari Jadi Kabupaten Sleman adalah 15 Mei 1916. Sehingga, pada tahun 2018 ini adalah Hari Jadi Kabupaten Sleman yang ke-102. Dalam kilas balik itu juga diuraikan tentang perkembangan ibukota kabupaten Sleman dan bupati yang menjabat dalam rentang waktu tahun 1916 sampai dengan 2018.

Sebagai tanda rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa, dalam acara Tirakatan dan Doa Bersama itu juga diadakan acara pemotongan “Tumpeng” oleh Camat Kalasan, yang kemudian diserahkan kepada Kepala Desa Tirtomartani. Acara Tirakatan dan Doa Bersama ini semakin meriah setelah grup Macapat Adem Ayem dari Padukuhan Tegalrejo tampil. Pentas seni tersebut diawali dengan pembacaan lagu-lagu macapatan  di sela-sela acara dan diakhiri dengan silaturahin berjabat tangan bersama.