Kalasan Laksanakan Operasi Penertiban Salon

Ditulis pada: Selasa Kliwon, 10 April 2018 | Kategori: Artikel, Informasi | Dibaca 100 views | Jump To Comments

Kecamatan Kalasan bersama dengan Muspika dan Puskesmas Kalasan mengadakan operasi penertiban salon. Hal ini dilakukan untuk menertibkan salon-salon yang ada dan  mengantisipasi adanya tindak asusila. Tim melakukan upaya-upaya pembinaan dan pengarahan kepada pemilik dan pengelola tempat-tempat hiburan yang ada di Kecamatan Kalasan. Demikian dijelaskan Kasi Tramtib Kalasan, Sumija S.Sos ,Selasa (10/04).

Pada hari hari biasa sesuai dengan Perbub Nomor 15 Tahun 2009, salon hanya diperbolehkan buka hingga jam 5 sore kecuali ada wisuda, pernikahan dll. Jam buka salon juga dibatasi yakni pukul 09.00- 17.00 WIB. Selama ini terdapat 3 kriteria salon yaitu salon umum, salon dengan spa dan salon rias pengantin.

Terkait dengan operasi di salon – salon selama ini yang dilakukan Satpol PP adalah operasi ketertiban dan ketentraman terkait dengan masalah perijinannya, misalnya ijin gangguan (HO). Bila terbukti tidak memiliki ijin Pol PP memberi waktu 3 bulan, jika dalam waktu tersebut tidak juga mengurus ijin maka ditindak. Jika sebuah salon terdapat indikasi yang tidak semestinya sebagai sebuah salon misalnya ditemukan alat kontrasepsi dan miras, padahal salon tersebut bukan sebuah rumah tinggal, maka akan ditindak tegas.  Untuk perijinan IPT, sebuah salon harus memiliki IPT jika luasannya minimal 250 meter persegi jika kurang tidak wajib IPT. Sedangkan di Sleman luasan salon-salon yang ada kurang dari 250 meter persegi.

Sebuah salon maupun spa juga harus memenuhi standar tertentu. Selain itu kapster salon juga harus memiliki sertifikasi kapster, dalam ijin gangguan, syarat ini harus disertakan. Tanpa sertifikasi tersebut pihak kecamatan tidak akan merekomendasi berdirinya salon.

Post Comment

日本語が含まれない投稿は無視されますのでご注意ください。(スパム対策)