Pemerintah Kecamatan Kalasan menggelar upacara dengan berbahasa Jawa untuk memperingati hari jadi ke-102 Kabupaten Sleman, di Halaman Kecamatan Kalasan, Selasa (15/5). Tidak hanya menggunakan bahasa Jawa, peserta upacara yang hadir juga diwajibkan mengenakan pakaian tradisional. Pada peringatan tahun ini, upacara hari jadi Sleman diikuti  bregada Singokerti dari Dusun Grumbulgede Desa Selomartani, perwakilan instansi se Kecamatan Kalasan serta perangkat desa se Kecamatan Kalasan.

Dalam sambutannya, Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI yang dibacakan oleh Camat Kalasan disampaikan bahwa dengan hari jadi ke-102 Kabupaten Sleman kita kedepankan nilai-nilai budaya dalam mewujudkan masyarakat Sleman Sembada.

Menurut Bupati Sri Purnomo, hal ini sudah selaras dan sesuai dengan visi misi Kabupaten Sleman 2016-2021, yakni terwujudnya masyarakat Sleman yang lebih sejahtera, mandiri, berbudaya dsn terintegrasilkannya sistem e-Government menuju smart regency pada tahun 2021. Dikatakan Sri Purnomo, visi misi ini bisa terlaksana menjadi tanggung jawab bersama. Untuk mewujudkan Sleman yang smart Regensi bisa dimulai dari aturan pokok yaitu keluarga. Sebab keluarga menjadi kunci pokok berhasilnya masyarakat sejahtera.