Dalam rangka meningkatkan kapasitas pengelolaan badan usaha milik desa agar transparan efektif efesien dan akuntabel pada desa yang menerima dana pembangunan badan usaha milik desa. Kecamatan Kalasan menggelar Pelatihan Tatakelola Badan Usaha Milik Desa Se-Kecamatan Kalasan (20/3) di RR Kecamatan Kalasan. Pelatihan ini di ikuti sebanyak 80 orang yang berasal dari pengurus BUMDes di Kecamatan Kalasan.

Pelatihan dibuka langsung oleh Sekcam kalasan Rahmat Harinawan. Pada kesempatan itu Sekcam menyampaikan harapannya agar para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh perhatian agar mampu menumbuh kembangkan perekonomian rakyat, menciptakan lapangan kerja dan kesempatan berusaha bagi masyarakat yang pada gilirannya upaya peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan keluarga dapat segera terwujud.

Tujuan dilakukanya pelatihan ini untuk memberikan pemahaman yang utuh dan komprehensif mengenai badan usaha milik Desa kepada para pengurus BUMDes maupun kepada perwakilan desa,sekretaris desa dan perangkat desa. Membantu desa dalam mempersiapkan pembentukan badan usah milik desa dan perangkat regulasinya, serta perencanaan usaha atau bisnis yang akan dikelola oleh badan usaha milik desa. Kehadiran badan usaha milik desa (Bum Des) yang semakin diperkuat posisi kelembagaanya di dalam UU No 6 Tahun 2014 tentang desa secara substantif menunjukan komitmen negara untuk memberikan otonomi yang lebih nyata kepada desa, sekaligus mendorng kemandirian yang lebih kuat kepada Desa. Karena melalui Bum Des, setiap desa secara leluasa dapat menggali dan memaksimalkan berbagai potensi dan sumber daya yang dimilki untuk dikontribusikan bagi pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat Desa.

BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintah desa merupakan salah satu upaya untuk memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi yang ada. BUMDes merupakan suatu lembaga ekonomi yang dibangun atas inisiatif masyarakat dan menganut asas mandiri dengan modal usaha yang bersumber dari masyarakat.
Untuk meningkatkan kemampuan, wawasan dan pengalaman para pengelola BUMDes, Adapun narasumber berasal dari Dinas PMD Kabupaten Sleman dan Direktur BUMDes AMARTA.