Guna mempercepat perekaman KTP Elektronik kepada warga , Kecamatan Kalasan bekerjasama dengan Disukcapil Kabupaten Sleman melakukan jemput bola. Tim dari Dukcapil dan Kecamatan Kalasan melaksanakan kegiatan ini sesuai jadwal, perekaman berlangsung selama 4 hari berturut-turut.

“Kami mendatangi desa untuk pendataan dan perekaman E KTP. Ini kami lakukan agar masyarakat bisa lebih cepat proses perekaman E KTP dan segera mendapatkan kepingan E KTP,” kata Kepala Seksi Pelayanan Umum , Kuncoro disela-sela jadwal perekaman E-KTP di BD Tirtomartani Rabu (11/04) siang.

Disampaikan, tidak akan mungkin dapat selesai 100 persen karena setiap harinya akan ada warga yang baru memasuki usia wajib E KTP. Oleh karenanya jumlahnya akan terus bertambah. “Namun dengan upaya jemput bola yang kami lakukan, akan ada dampak semakin cepat warga melakukan perekaman dan segera mendapatkan kepingan E KTP,” ungkapnya.

Sedangkan untuk menghadapi Pileg Pilpres 2019, menurut Kuncoro bagi warga yang belum mendapatkan kepingan E KTP namun sudah melakukan perekaman data, mana akan mendapat Surat Keterangan (Suket), sebagai pengganti E KTP sementara.  “Jajaran KPU tentunya akan melakukan pendataan terkait dengan tahapan pemilu terhadap masyarakat calon pemilih. Data berdasarkan E KTP bila belum dapat namun sudah melakukan perekaman akan digantikan sementara dengan Surat Keterangan,” katanya.

Kuncoro menambahkan, untuk kepingan E KTP yang sudah jadi akan didistribusikan langsung ke Kelurahan agar bisa segera dibagikan kepada warga masyarakat. “Setiap hari pembuatan E KTP terus diproses, dan setelah jadi maka kepingan E KTP siap didistribusikan kepada masyarakat melalui kelurahan, dan kelurahan yang akan membagi kesetiap dusun,” pungkasnya.