Kegiatan membaca acap kita anggap sebagai sebuah kegiatan yang menjemukan, tak menarik, dan tak penting untuk dijadikan rutinitas. Padahal membaca memberikan kita banyak pengetahuan (informasi) dan menggali berbagai sumber pengetahuan yang tak pernah kita ketahui sebelumnya. Selain menambah pengetahuan dan wawasan, dengan membaca kita juga menjadi lebih sehat secara mental dan fisik.

Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang gemar membaca lebih mampu mengendalikan emosinya dan mampu membaca emosi orang lain dibandingkan orang yang tak gemar membaca. Kemampuan ini bisa menjalin komunikasi yang baik dan meningkatkan kemampuan seseorang dalam berkomunikasi dengan orang lain. Sesuai kodrat manusia sebagai makhluk sosial, kemampuan berinteraksi sangat dibutuhkan dalam menjalin suatu hubungan.

Anda pernah mendengar dongeng atau didongengi sebelum tidur, bukan? Saat orangtua atau kakak kita membacakan dongeng untuk kita sebelum tidur, tanpa kita sadari sebelum dongeng itu habis dibacakan kita sudah terlelap. Membaca buku, apalagi bacaan yang berkualitas mampu mengalahkan aktivitas lainnya seperti mendengar musik. Selain penghantar tidur yang baik, kegiatan membaca tak ubahnya seperti aktivitas olahraga yang melatih otot-otot kita. Aktivitas membaca memberikan efek yang baik dalam melatih otak menjadi kuat dan jauh lebih kecil dari kemungkinan terhadap risiko kepikunan.

Kesehatan fisik orang yang gemar membaca biasanya lebih baik karena bisa menjaga kesehatan daripada mereka yang tak gemar membaca, karena orang yang gemar membaca umumnya selalu suka membaca berbagai macam buku seperti buku tentang kesehatan. Tentu dalam buku tersebut banyak saran dan tips-tips  (pengetahuan) mengenai pola hidup sehat.

Membaca tidak hanyak bermanfaat sebagai sumber pengetahuan (informasi) tetapi banyak manfaat lainnya yang kita dapatkan. Ayo, kita mulai membaca bacaan yang bermanfat

#repost

A Magdalena Simarmata